Kamis, 12 Februari 2015

Bajak Twitter "Newsweek", Hacker Ancam Obama

Tags

Bajak Twitter "Newsweek", Hacker Ancam ObamaBajak Twitter "Newsweek", Hacker Ancam Obama - Account Twitter resmi punya perusahaan media asal AS, Newsweek pada Selasa (10/2/2015) dilaporkan sudah di ambil alih oleh grup peretas CyberCaliphate.

Account itu lalu menebarkan ancaman pada Presidan Amerika Serikat, Barrack Obama serta keluarganya, termasuk juga anak serta istri Obama.

" Bloody Valentine's Day #MichelleObama! We're watching you, you girls and your husband! ", catat sang peretas dalam account Twitter yang dibajak.


Diambil KompasTekno dari The Verge, Selasa (10/2/2015), kicauan itu pernah di-posting sekian kali oleh pihak peretas saat sebelum pada akhirnya dihapus.

Photo profil yang dipakai account Twitter Newsweek juga dirubah jadi photo seseorang yang memakai kain corak hitam-putih yang menutupi kepalanya.

Diluar itu, cover photo (banner) di account Twitter resmi Newsweek juga ditukar dengan tulisan " CyberCaliphate. "

Newsweek sudah sukses menggantikan kontrol account Twitter resminya serta ganti photo profil serta cover photo yang diretas itu. " Mereka dapat mengontrol account kami sepanjang sebagian menit, " tutur Jim Impoco, Pemimpin Redaksi Newsweek.

" Kami bekerja bersama dengan pihak Twitter untuk meyakinkan agar hal semacam itu tak terulang lagi, " paparnya.

Sesaat juru bicara kantor kepresidenan AS, Gedung Putih, Josh Earnest, menyampaikan bahwa pihak biro investigasi federal AS, FBI sekarang ini tengah menyelidiki peristiwa itu.


EmoticonEmoticon