Kamis, 29 Januari 2015

Google Dikritik Karena Bocorkan Data Anggota WikiLeaks

Tags

Google Dikritik Karena Bocorkan Data Anggota WikiLeaksGoogle Dikritik Karena Bocorkan Data Anggota WikiLeaks - WikiLeaks mengkritik Google lantaran baru memberi tahu sudah memberi info pribadi beberapa anggotanya pada Pemerintah Amerika Serikat (AS), sesudah peristiwa itu berlangsung 2, 5 th. lantas. Organisasi anti-rahasia itu lalu mengemukakan kritiknya dalam suatu surat.

Perwakilan pengacara WikiLeaks menyampaikan bahwa mereka terasa heran serta terganggu oleh aksi Google, berkenaan dengan surat perintah yang di terima perusahaan dari aparat penegak hukum. WikiLeaks juga mau tahu info apa sajakah yang sudah didapatkan dari Google pada pemerintah.

" Walau client kami telah terlampau terlambat memperoleh pemberitahuan yang semestinya mereka punyai, mereka masih tetap memiliki hak atas daftar apa sajakah yang didapatkan oleh Google pada pemerintah serta suatu penjelasan kenapa Google mesti menanti kian lebih 2, 5 th. untuk memberi tahu, " catat Center for Constituional Right juga sebagai perwakilan WikiLeaks.

Surat itu ditujukan pada Executive Chairman Google Eric Schmidt serta General Counsel Kent Walker. Sekian seperti ditulis Reuters, Rabu (28/1/2015).

Google pada 23 Desember 2014 mengemukakan pada tiga orang anggota WikiLeaks, bahwa info mereka termasuk juga content e-mail, info berlangganan, metadata serta content yang lain, diberikan pada aparat penegak hukum kian lebih dua th. lantas.

Google memberi info itu dibawah surat perintah berkenaan sistem investigasi perihal spionase, konspirasi untuk lakukan spionase, dan pencurian atau pengubahan property Pemerintah AS, serta beberapa hal yang lain.

WikiLeaks yang didirikan oleh Julian Assange memperoleh sorotan umum pada th. 2010. Waktu itu, WikiLeaks mempublikasikan beberapa info rahasia pemerintah termasuk juga mengungkapkan kabel diplomatik AS.

Adapun Google dalam suatu pernyataan pada Senin (26/1) menyebutkan bahwa perusahaan mempunyai kebijakan untuk memberi tahu pemakai tentang keinginan pemerintah - terkecuali dalam kasus-kasus spesifik, seperti tekanan perintah pengadilan, kata Google, yang sayangnya malah kerap berlangsung.


EmoticonEmoticon