Rabu, 28 Januari 2015

Akun Twitter Taylor Swift di Hack

Tags

Akun Twitter Taylor Swift di HackAkun Twitter Taylor Swift di Hack - Nama Lizard Squad atau Pasukan Kadal mendadak jadi pembicaraan akhir-akhir ini. Lizard Squad juga yang saat ini dicurigai sudah mengusili account Twitter punya penyanyi Taylor Swift. Sebelumnya pasukan Lizard Squad juga telah meng hack website Malaysia Airlines. 

Seperti di ketahui, Pasukan Kadal ini mengklaim bahwa mereka lah yang melaksanakan serangan pada PlayStation Plus serta Xbox Live pada Natal 2014 lantas. Mereka juga petantang-petenteng mengakui sudah melumpuhkan web site maskapai Malaysia Airlines beberapa waktu terakhir ini.

Serta andaikan kiraan ini benar, Lizard Squad kelihatannya memperluas tujuan seranganmya ke account media sosial punya selebritis tenar. Kesialan ini menerpa si cantik Taylor Swift. Twitter serta Instagram-nya dihack serta tampak beberapa indikator yang membuktikan bahwa ini tingkah Lizard Squad.

Di account Twitter Swift terposting tweet janggal yang meminta kian lebih 51 juta followernya mem-follow account @veriuser. Account yang di-mention dalam tweet itu juga terlihat mencurigakan.

Tidak cuma satu, ada lagi tweet yang lain yang menyebutkan @lizzard. Inilah yang menimbulkan tanda-tanda paling besar bahwa Lizard Squad ada dibalik serangan ini.

Account Instagram Swift juga turut jadi korban. Suatu photo di-upload di account itu, meminta follower agar ikuti account @Trash.

Mengerti ke-2 account media sosialnya diganggu, lewat account Tumblr pribadinya Taylor Swift juga selekasnya menginformasikan klarifikasi.


 " Account Twitter saya di-hack namun janganlah cemas, Twitter telah meniadakan tweet yang di posting hacker serta mengunci sesaat account itu sampai di ketahui pemicunya serta memberi saya password baru, " tutur pelantun Shake It Off itu seperti diambil detikINET lewat Tumblr-nya, Rabu (28/1/2015).

Serangan sejenis ini mungkin saja tidak membutuhkan ketrampilan hack level tinggi. Serangan phising jadi argumen umum kenapa hal semacam ini berlangsung, serta kebetulan kesempatan ini Swift sebagai korbannya.

Insiden sama pernah berlangsung pada 2013 lantas. Saat itu sebagai korban yaitu account Twitter punya media terkenal Associated Press. Tingkah hacker tidak bertanggungjawab bikin kepanikan dengan memposting tweet palsu yang mengatakan berlangsung tindakan pengeboman di Gedung Putih.


EmoticonEmoticon