Sabtu, 01 November 2014

Cara Mencegah Bahaya Website Pornografi Pada Anak

Cara Mencegah Bahaya Website Pornografi Pada Anak

Cara Mencegah Bahaya Website Pornografi Pada Anak - Internet terlihat telah jadi 'makanan keseharian' untuk beberapa remaja, bahkan juga anak-anak. Internet di satu segi mensupport kreatifitas belajar anak, di segi lain malah beresiko lantaran media on-line dapat menebarkan content negatif, seperti pornografi.

Tehnologi, menurut Afiyati Reno, dosen Kampus Mercu Buana sekalian tokoh yang telah memiliki pengalaman di bagian IT menyampaikan, tehnologi computer ataupun internet bisa diperkenalkan sedini mungkin saja pada anak.

" Untuk computer, anak bisa diperkenalkan sedini mungkin saja. Tetapi, tentu dengan pengajaran serta pengawasan dari orang-tua. Untuk internet, bisa diperkenalkan mulai sejak umur 6 th., " kata Afiyati yang memiliki kesempatan ada ke redaksi Warungkopi Okezone, Kamis (26/12/2013).

Ia menyampaikan, tak seluruhnya situs di internet memiliki kandungan unsur pornografi, ada pula website yang bermanfaat untuk anak serta bisa tingkatkan kekuatan sang anak. Ada banyak LSM seperti NAWALA yang menolong pencegahan akses website porno untuk anak-anak.

" DNS NAWALA, lumayan efisien membatasi situs-situs porno yang ada. Telah ada beberapa ratus website porno yg tidak dapat dibuka bila koneksi internet disetting dengan DNS NAWALA, " katanya. Menurut dia, pertolongan pemerintah serta LSM (NAWALA) ini tentu akan tidak sukses tanpa ada support dari orang-tua.


Selanjutnya ia memberi panduan aman supaya anak terlepas dari efek negatif content pornografi di internet :
  1. Dampingi anak waktu berinternet.
  2. Berikanlah pengertian bahwa anak bisa berinternet sepanjang buka website yang sesuai sama umur anak.
  3. Bila ada website yg tidak dipahami oleh anak, buka peluang pada anak untuk mendiskusikannya dengan orang-tua.
  4. Janganlah melarang anak untuk menjelajahi internet, jika anak temukan content pornografi, orang-tua diimbau supaya janganlah cemas, karenanya bakal bikin anak makin mau tahu.
  5. Untuk orang-tua, tekuni tehnologi, bila mau anak selamat dari efek negatif perkembangan tehnologi.


EmoticonEmoticon