Kamis, 03 Juli 2014

Sering Ngecharger Di Komputer / Laptop, Apakah Dapat Merusak HP?

Sering Ngecharger Di Komputer / Laptop, Apakah Dapat Merusak HP?


Saat ini banyak colokan charger dapat dikaitkan tiada mesti ke stop kontak, men-charge lewat computer/laptop/powerbank juga dapat. Tetapi apakah bakal mengakibatkan kerusakan hp itu bila keseringan mencharge tak hanya di stop kontak? Lantaran durasi men-charge di computer lebih lama daripada di stop kontak segera.

Jawaban :


Saat ini memanglah product gadget kita, port koneksi serta charging-nya makin universal. Yang umum saat ini port data serta charging, dipakai micro USB. Bila dahulu, memanglah semasing brand mempunyai port charging menggunakan size(ukuran), pin, serta wujud sendiri-sendiri.

Dengan cara standard, USB keluarkan daya 5 volt, namun arus yang dikeluarkan semasing piranti USB berlainan. Biasanya charger gadget yang memakai USB keluarkan arus 0, 8 Ampere - 2 Ampere. Sedang pada USB laptop atau computer cuma seputar 0, 5 Ampere saja.

Menggunakan arus yang lebih kecil, saat yang diperlukan untuk isi baterai gadget bakal lebih lama bila kita colokkan ke port USB di laptop, dibanding menggunakan ke chargernya segera.

Apakah yang mengakibatkan kerusakan?

Sesungguhnya tak. Cuma saja memanglah port USB di laptop atau computer, dikaitkan ke gadget lebih ditujukan untuk koneksi data atau sinkronisasi, bukan hanya standard charging.

Sekian juga Powerbank, di buat bukan hanya untuk charger utama, namun lebih untuk kepentingan darurat saat gadget kehabisan daya di jalan. Kerapkali bila kita menghubungkan gadget ke powerbank atau ke port USB computer, tak lama melekat selalu hingga baterai penuh. Kadang-kadang baru terisi 1/2 telah di cabut.

Bila dilewatkan terus-terusan, dapat punya pengaruh pada usia baterai. Pabrikan merekomendasikan sekurang-kurangnya 1 minggu sekali gadget di-charge memakai chargernya hingga betul-betul penuh.


EmoticonEmoticon