Rabu, 09 Juli 2014

Ada Program Jahat Di Kampanye Hitam Pilpres

Tags

Ada Program Jahat Di Kampanye Hitam Pilpres

Ada Program Jahat Di Kampanye Hitam Pilpres

Meski tengah dalam kondisi hari tenang, nyatanya suhu politik Indonesia masih panas. Terlebih hari pencoblosan kian dekat.

Berbagai jurus saling menjatuhkan lawan pun masih saja dilancarkan. Mulai di sosial media sampai membuat situs untuk menggeber black campaign (kampanye hitam).

Nah, terkait black campaign di situs internet ini nyatanya pelakunya tak lantas berdiam diri. Melainkan juga turut memanfaatkan malware (program jahat) untuk memuluskan aksinya.

Salah satunya terkait keberadaan situs www.hen********wo.com yang belakangan bikin heboh. Dari namanya sudah jelas bahwa isinya jadi alat untuk menjatuhkan salah satu capres.

Terlepas dari kebenaran konten yang dipublikasikan situs tersebut, hal menarik dari situs ini adalah ia turut 'dipromosikan' sebuah malware. Sehingga bisa muncul di situs-situs besar Tanah Air.

Ironisnya, si pemilik situs besar ini tak tahu menahu soal banner black campaign itu. Sebaliknya, pengguna awam mengira bahwa ini merupakan andil dari si pemilik situs. Padahal yang sebenarnya terjadi adalah, komputer korban telah terinfeksi sehingga muncul iklan penyusup tersebut.

Alfons Tanujaya, pakar keamanan internet dari Vaksincom, menyebutkan malware/adware jenis PUP (Potentially Unwanted Program) ini sebagai Adnxs. Program jahat ini menginfeksi komputer saat korban menginstal freeware.

"Sama persis seperti Mobogenie, dia itu menumpang Bluestack -- emulator Android di PC. Saat diinstal masuklah Mobogenie ini," kata Alfons kepada detikINET, Selasa (8/7/2014).

Lantas apa kemampuannya? Adnxs ini dapat mengganti tampilan banner iklan komputer yang diinfeksinya sesuai dengan kemauan si pembuat PUP.

"Tidak ada hubungan dengan portal dan pemasang iklan. Jadi mau browsing ke mana saja akan muncul banner black campaign itu," lanjut Alfons.

"Jadi ketika komputer sudah terinfeksi, saat membuka situs tertentu semisal www.detik.com maka akan muncul dulu iklan aslinya dari Adsense. Setelah sekian detik baru muncul banner black campaign. Proses ini untuk me-replace iklan aslinya. Hal ini terjadi berulang-ulang dan mau ke (situs) mana saja, dia (korban) pasti kena," pungkasnya.


EmoticonEmoticon