Rabu, 25 Juni 2014

Google Berdayakan Perempuan untuk Jadi Programmer

Google Berdayakan Perempuan untuk Jadi Programmer


Google menggelontorkan sampai USD50 juta untuk mengajarkan wanita muda bagaimana jadi programmer yang handal. Mereka bakal dilatih untuk pekerjaan coding atau pengkodean.

Ditulis Time, Jumat (20/6/2014), bln. lalu, raksasa mesin pencari ini menginformasikan bahwasanya cuma 17 % dari karyawan teknologinya yang berjenis kelamin wanita. Nyaris beberapa besar pekerja coding di semua perusahaan tehnologi di isi oleh lelaki.

Diperkirakan, ada 1, 4 juta pekerjaan komputasi yang ada pada 2020. Tetapi, cuma sekira 400 ribu lulusan pengetahuan computer atau computer-science dari kampus di Amerika Serikat yang mengisisi posisi 'tukang coding'.

Perusahaan tehnologi mesti memberdayakan lulusan computer-science dari kelompok wanita serta mereka mesti merekrut semakin banyak 'talent' teknisi untuk mensupport perkembangan perusahaan. Untuk wujudkan hal itu, Google beberapa waktu terakhir menginformasikan situs Made With Code.

" Pengkodean adalah kekuatan basic sebagai sisi dari nyaris semuanya. Jadi, untuk anak muda yang betul-betul ada di tingkat minimal, dapat mengekspresikan mereka dalam pengkodean serta membuatnya terasa yakin diri, " kata Megan Smith, VP Google.

Google menginvestasikan proyek ini untuk memberdayakan wanita, sekalian bikin penelitian kenapa wanita menentukan keluar dari belajar tentang pengkodean. Menurut penelitian, jumlah mahasiswi jurusan (computer-science) pengetahuan computer alami penurunan mencolok dari 1984.


EmoticonEmoticon