Jumat, 09 Mei 2014

Google Rangkul Operator Untuk Sebar Balon Internet

Google Rangkul Operator Untuk Sebar Balon Internet

Google Rangkul Operator Untuk Sebar Balon Internet - Google mempunyai proyek besar bernama Project Loon yang menyebarkan jaringan internet menggunakan balon hawa di daerah-daerah terpencil. Tetapi, ambisi itu kelihatannya tidak jalan lancar hingga Google mesti menjalin kerja sama menggunakan perusahaan operator telekomunikasi.

Google dilaporkan tak memperoleh izin oleh regulator di sebagian negara dalam memperoleh izin penggunaan spektrum frekuensi. Mereka cuma diizinkan memakai spektrum frekuensi yang dipunyai perusahaan telekomunikasi.

Google kelihatannya bakal menyewakan balon udaranya pada operator telekomunikasi di masing-masing negara. Menurut Astro Teller yang memimpin laboratorium riset Google X, cara barusan dapat jadi jalan keluar yang pas.

" Itu betul-betul bikin Anda terasa tambah lebih nyaman, lantaran saya (Google) tak menyerang negara Anda atau saya merebut pelanggan Anda. Jadi, saat ini Anda serta saya dapat jadi sahabat, serta kami juga tak perlu beli spektrum, " tutur Teller seperti diambil dari The Verge.

Google sudah lakukan eksperimen menyebarkan internet menggunakan balon hawa pada 15 Juni 2013 di lokasi Christchurh, Selandia Baru.

Balon-balon hawa ini ditambah menggunakan peralatan elektronik bertenaga surya serta diterbangkan ke susunan stratosfer pada ketinggian 20 km atau 2 x ketinggian terbang pesawat, namun tetap ada jauh dibawah jalur orbit satelit.

Dari sana, balon-balon Google bakal tersambung ke menara internet service provider (ISP) di darat. Tanda bakal diteruskan ke balon-balon lain yang keduanya sama terbang di langit serta ada dalam jangkauan.

Nah, sambungan internet ini lalu dipancarkan oleh masing-masing balon ke permukaan bumi dengan cara nirkabel serta dapat di tangkap menggunakan memakai piranti penerima spesial.


EmoticonEmoticon