Rabu, 28 Mei 2014

4 Mitos Tentang Apple dan Kenyataannya

4 Mitos Tentang Apple dan Kenyataannya - Nama Apple lekat menggunakan beragam mitos. Walau sebenarnya, belum pasti mitos-mitos itu benar. Dalam suatu wawancara, seseorang bekas desainer product Apple membuka kebenarannya.

Mark Kawano, seseorang desainer yang sempat mengabdi di Apple sepanjang kurang lebih tujuh th., dalam wawancaranya menggunakan website Fast Company, coba menguraikan sebagian mitos perihal Apple, terlebih berkenaan design.


Mitos 1 : Tim Paling Baik di Dunia
Diambil dari BGR, Kamis (22/5/2014), menurut Kawano, kekeliruan pandangan paling besar perihal Apple berkenaan bagaimana product Apple di buat. Menurut Kawano, banyak yang mengira Apple dapat melahirkan beberapa produk yang unggul lantaran mempunyai tim yang terbagi dalam desainer-desainer paling baik dunia.

" Anda tak tiba-tiba memperoleh 'sayap ajaib' atau 'kekuatan super' waktu berhimpun di Cupertino (lokasi markas Apple). Apa yang berlangsung yaitu, Anda bakal berhimpun menggunakan organisasi yang sangat mungkin Anda menggunakan saat untuk betul-betul membuat product, bukannya berkelahi sesama kolega, atau jadi frustrasi lantaran design yang baik tidak diterima oleh manajer engineering yang ingin konsentrasi pada melakukan perbaikan bug, " katanya.

Berarti, organisasi di Apple, menurut Kawano, sangat mungkin inovasi lahir lantaran konflik kebutuhan, politik kantor, serta toksin-racun sejenis itu tak mengena pada tim design. Tidak ada hal semacam itu, tim desainer dapat konsentrasi pada mutu pekerjaannya.


Mitos 2 : Sumber Daya Tidak Terbatas
Kawano menyampaikan, Apple sering dikira mempunyai tim design yang tidak terbatas. Sebenarnya, perusahaan cuma mempunyai 100-an orang untuk mengatasi design. Bandingkan menggunakan Facebook, yang diklaim oleh Zuckerberg mempunyai beberapa ratus orang desainer ; atau Google yang jumlahnya meraih 1. 000 orang.

Tim design di Apple benar-benar kecil serta, bisa disebut, intim. Juga Kawano menyampaikan, ia mengetahui muka serta nama tiap-tiap orang dalam tim itu. Tim yang besar, nyatanya, tak senantiasa butuh untuk membuahkan mutu yang di idamkan.


Mitos 3 : Ketentuan Baku Serta Terperinci
Kawano juga menuturkan, orang-orang sampai kini terlampau yakin bahwasanya Apple bikin tiap-tiap detil produknya menggunakan penuh perhatian serta kehati-hatian. Seolah-olah ada suatu arahan dari Apple pada tiap-tiap hal kecil yang didesain.

Walau sebenarnya, menurut Kawano, beberapa hal kecil yang bikin iOS atau OS X itu tidak sama malah di ciptakan waktu beberapa desainer tengah enjoy.

Kawano menyampaikan, tak ada " ketentuan baku " atau " perpustakaan resmi " yang perlu dipatuhi oleh beberapa desainer Apple. Malah, lanjutnya, yang ada yaitu sekumpulan orang yang suka serta nyaman dalam sharing inspirasi.


Mitos 4 : Steve Jobs Itu Menakutkan
Mitos paling besar yang menempel dalam badan Apple datang dari pendirinya, Steve Jobs. Konon, Jobs senantiasa menuntut kesempurnaan serta demikian keras dalam hal pekerjaan, juga sampai bikin karyawan-karyawannya takut.

" Sebenarnya, beberapa orang yang bekerja di Apple itu yaitu beberapa orang yang mempunyai gairah serta semangat untuk belajar dari Steve. Mereka benar-benar berdedikasi pada customer serta product, " tutur Kawano.

" (Steve Jobs) seseorang yang rewel. Tetapi, dalam beberapa hal lain, ia juga benar-benar demokratis, serta mau diperlakukan seperti beberapa orang yang lain, " sekian tutur Kawano.


EmoticonEmoticon