Sabtu, 26 April 2014

Cara Nge-Charge (Pengecasan) Smartphone Yang Benar dan Baik


Cara Nge-Charge (Pengecasan) Smartphone Yang Benar dan Baik - Berikut cara ngecas atau charge juga cara pengisian baterai hp/smartphone yang baik, benar dan aman. Gadget dapat dipakai untuk menolong kerjakan beberapa hal, dimulai dari mengecek e-mail, membaca berita, memphoto, sampai kesibukan menggunakan beragam media sosial serta pesan instan. Sayangnya, menggunakan banyak manfaat itu, usia baterai tetap jadi hambatan.

Rata-rata gadget waktu ini mempunyai saat gunakan 4-5 jam bila dipakai dengan cara intens. Pastinya saat itu tak lumayan untuk menemani kesibukan pemakainya seharian. Tersebut sebagian panduan meng-charge gadget yang baik serta benar supaya baterai dapat berusia panjang.



Janganlah dilewatkan habis total

Banyak yang menyampaikan supaya baterai gadget baiknya dilewatkan habis terlebih dulu sebelum saat di-charge kembali. Hal semacam itu memanglah benar, namun itu cuma untuk baterai menggunakan bahan nikel, yang waktu ini telah mulai ditinggalkan, hingga anjuran diatas telah tak relevan.

Smartphone-smartphone moderen waktu ini telah memakai baterai memiliki bahan litium-ion, yang langkah perawatannya juga tidak sama dari baterai bahan nikel.

Baterai gadget baiknya dijaga supaya daya yang disimpan di dalamnya terus diatas 50 % atau minimum 20 %.

Walau demikian, sesekali daya baterai juga butuh " dikuras " sampai habis, umpamanya sekali dalam satu bulan untuk kepentingan kalibrasi.



Janganlah " di-charge " semalaman

Rutinitas membiarkan baterai terhubung menggunakan charger semalaman sembari ditinggal tidur juga nyatanya tak baik. Walaupun sebagian charger dapat memutus arus listrik bila daya telah terisi 100 %, membiarkan baterai senantiasa ada dalam keadaan 100 % terisi juga tak baik.

Isi baterai sebentar saja sampai terisi penuh dengan cara berulang-kali jadi tambah baik untuk kesehatan baterai di banding dilewatkan dalam keadaan 0 % atau 100 % dengan cara terus-menerus.

Baterai litium juga riskan bila dilewatkan kerap kehabisan daya karena baterai itu juga mempunyai komponen yang dapat dipakai untuk mengakibatkan kerusakan baterai sendiri untuk menghindar supaya baterai tak meledak. Walaupun tak berlangsung setiap hari, pemakai harus waspada.



Jauhi tempat yang panas

Hindari gadget dari tempat-tempat yang panas, umpamanya di dashboard mobil dibawah kaca depan mobil, walaupun gadget dalam situasi mati sekali juga. Karena, panas yang terpapar dapat mengakibatkan kerusakan baterai.

Baterai litium idealnya disimpan dalam suhu 15 derajat celsius. Suhu ekstrem yang dapat dikerjakan yaitu pada minus 40 sampai 50 derajat celsius.



Segera ke soket listrik

Menghubungkan baterai menggunakan charger lewat soket listrik yaitu langkah yang paling direferensikan. Walaupun waktu ini dikenalkan cara pengisian lagi baterai dengan cara nirkabel, cara itu juga membuahkan panas yg tidak baik untuk baterai.

Cara menghubungkan charger menggunakan soket listrik juga lebih cepat serta aman bila di banding menghubungkan gadget menggunakan USB computer atau laptop memakai kabel data/charger.


EmoticonEmoticon